Agustus 1951 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1882 Jimakir. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Rabu Legi (neptu 12), atau 28 Sawal 1882. Bulan Sela dimulai Jumat Pon, 3 Agustus.

‹

Agustus 1951Sawal – Sela 1882 Jimakir

›
Kalender Agustus 1951 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 1951

  1. Awal bulan Sela 1882

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Jumat Pon.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 9 Agustus 1951.

Weton setiap tanggal di Agustus 1951

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Legi1228 Sawal 1882
Kamis Pahing1729 Sawal 1882
Jumat Pon131 Sela 1882
Sabtu Wage132 Sela 1882
Minggu Kliwon133 Sela 1882
Senin Legi94 Sela 1882
Selasa Pahing125 Sela 1882
Rabu Pon146 Sela 1882
Kamis Wage127 Sela 1882
Jumat Kliwon148 Sela 1882
Sabtu Legi149 Sela 1882
Minggu Pahing1410 Sela 1882
Senin Pon1111 Sela 1882
Selasa Wage712 Sela 1882
Rabu Kliwon1513 Sela 1882
Kamis Legi1314 Sela 1882
Jumat Pahing1515 Sela 1882
Sabtu Pon1616 Sela 1882
Minggu Wage917 Sela 1882
Senin Kliwon1218 Sela 1882
Selasa Legi819 Sela 1882
Rabu Pahing1620 Sela 1882
Kamis Pon1521 Sela 1882
Jumat Wage1022 Sela 1882
Sabtu Kliwon1723 Sela 1882
Minggu Legi1024 Sela 1882
Senin Pahing1325 Sela 1882
Selasa Pon1026 Sela 1882
Rabu Wage1127 Sela 1882
Kamis Kliwon1628 Sela 1882
Jumat Legi1129 Sela 1882

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.