Agustus 1952 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1883 Alip. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15), atau 10 Sela 1883. Bulan Besar dimulai Jumat Pon, 22 Agustus.

‹

Agustus 1952Sela – Besar 1883 Alip

›
Kalender Agustus 1952 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 1952

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 18 Agustus 1952.

  2. Awal bulan Besar 1883

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Jumat Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 28 Agustus 1952.

Weton setiap tanggal di Agustus 1952

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pahing1510 Sela 1883
Sabtu Pon1611 Sela 1883
Minggu Wage912 Sela 1883
Senin Kliwon1213 Sela 1883
Selasa Legi814 Sela 1883
Rabu Pahing1615 Sela 1883
Kamis Pon1516 Sela 1883
Jumat Wage1017 Sela 1883
Sabtu Kliwon1718 Sela 1883
Minggu Legi1019 Sela 1883
Senin Pahing1320 Sela 1883
Selasa Pon1021 Sela 1883
Rabu Wage1122 Sela 1883
Kamis Kliwon1623 Sela 1883
Jumat Legi1124 Sela 1883
Sabtu Pahing1825 Sela 1883
Minggu Pon1226 Sela 1883
Senin Wage827 Sela 1883
Selasa Kliwon1128 Sela 1883
Rabu Legi1229 Sela 1883
Kamis Pahing1730 Sela 1883
Jumat Pon131 Besar 1883
Sabtu Wage132 Besar 1883
Minggu Kliwon133 Besar 1883
Senin Legi94 Besar 1883
Selasa Pahing125 Besar 1883
Rabu Pon146 Besar 1883
Kamis Wage127 Besar 1883
Jumat Kliwon148 Besar 1883
Sabtu Legi149 Besar 1883
Minggu Pahing1410 Besar 1883

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.