Agustus 1982 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1914 Jimakir. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Minggu Wage (neptu 9), atau 11 Sawal 1914. Bulan Sela dimulai Jumat Pon, 20 Agustus.

‹

Agustus 1982Sawal – Sela 1914 Jimakir

›
Kalender Agustus 1982 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 1982

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 16 Agustus 1982.

  2. Awal bulan Sela 1914

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Jumat Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 26 Agustus 1982.

Weton setiap tanggal di Agustus 1982

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Wage911 Sawal 1914
Senin Kliwon1212 Sawal 1914
Selasa Legi813 Sawal 1914
Rabu Pahing1614 Sawal 1914
Kamis Pon1515 Sawal 1914
Jumat Wage1016 Sawal 1914
Sabtu Kliwon1717 Sawal 1914
Minggu Legi1018 Sawal 1914
Senin Pahing1319 Sawal 1914
Selasa Pon1020 Sawal 1914
Rabu Wage1121 Sawal 1914
Kamis Kliwon1622 Sawal 1914
Jumat Legi1123 Sawal 1914
Sabtu Pahing1824 Sawal 1914
Minggu Pon1225 Sawal 1914
Senin Wage826 Sawal 1914
Selasa Kliwon1127 Sawal 1914
Rabu Legi1228 Sawal 1914
Kamis Pahing1729 Sawal 1914
Jumat Pon131 Sela 1914
Sabtu Wage132 Sela 1914
Minggu Kliwon133 Sela 1914
Senin Legi94 Sela 1914
Selasa Pahing125 Sela 1914
Rabu Pon146 Sela 1914
Kamis Wage127 Sela 1914
Jumat Kliwon148 Sela 1914
Sabtu Legi149 Sela 1914
Minggu Pahing1410 Sela 1914
Senin Pon1111 Sela 1914
Selasa Wage712 Sela 1914

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.