Agustus 2004 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1937 Wawu. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Minggu Kliwon (neptu 13), atau 14 Jumadilakhir 1937. Bulan Rejeb dimulai Selasa Legi, 17 Agustus.

‹

Agustus 2004Jumadilakhir – Rejeb 1937 Wawu

›
Kalender Agustus 2004 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 2004

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 5 Agustus 2004.

  2. Awal bulan Rejeb 1937

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Selasa Legi.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 30 Agustus 2004.

Weton setiap tanggal di Agustus 2004

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Kliwon1314 Jumadilakhir 1937
Senin Legi915 Jumadilakhir 1937
Selasa Pahing1216 Jumadilakhir 1937
Rabu Pon1417 Jumadilakhir 1937
Kamis Wage1218 Jumadilakhir 1937
Jumat Kliwon1419 Jumadilakhir 1937
Sabtu Legi1420 Jumadilakhir 1937
Minggu Pahing1421 Jumadilakhir 1937
Senin Pon1122 Jumadilakhir 1937
Selasa Wage723 Jumadilakhir 1937
Rabu Kliwon1524 Jumadilakhir 1937
Kamis Legi1325 Jumadilakhir 1937
Jumat Pahing1526 Jumadilakhir 1937
Sabtu Pon1627 Jumadilakhir 1937
Minggu Wage928 Jumadilakhir 1937
Senin Kliwon1229 Jumadilakhir 1937
Selasa Legi81 Rejeb 1937
Rabu Pahing162 Rejeb 1937
Kamis Pon153 Rejeb 1937
Jumat Wage104 Rejeb 1937
Sabtu Kliwon175 Rejeb 1937
Minggu Legi106 Rejeb 1937
Senin Pahing137 Rejeb 1937
Selasa Pon108 Rejeb 1937
Rabu Wage119 Rejeb 1937
Kamis Kliwon1610 Rejeb 1937
Jumat Legi1111 Rejeb 1937
Sabtu Pahing1812 Rejeb 1937
Minggu Pon1213 Rejeb 1937
Senin Wage814 Rejeb 1937
Selasa Kliwon1115 Rejeb 1937

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.