Agustus 2051 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1985 Wawu. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Selasa Legi (neptu 8), atau 23 Sela 1985. Bulan Besar dimulai Rabu Wage, 9 Agustus.

‹

Agustus 2051Sela – Besar 1985 Wawu

›
Kalender Agustus 2051 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 2051

  1. Awal bulan Besar 1985

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Rabu Wage.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 14 Agustus 2051.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 24 Agustus 2051.

Weton setiap tanggal di Agustus 2051

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Legi823 Sela 1985
Rabu Pahing1624 Sela 1985
Kamis Pon1525 Sela 1985
Jumat Wage1026 Sela 1985
Sabtu Kliwon1727 Sela 1985
Minggu Legi1028 Sela 1985
Senin Pahing1329 Sela 1985
Selasa Pon1030 Sela 1985
Rabu Wage111 Besar 1985
Kamis Kliwon162 Besar 1985
Jumat Legi113 Besar 1985
Sabtu Pahing184 Besar 1985
Minggu Pon125 Besar 1985
Senin Wage86 Besar 1985
Selasa Kliwon117 Besar 1985
Rabu Legi128 Besar 1985
Kamis Pahing179 Besar 1985
Jumat Pon1310 Besar 1985
Sabtu Wage1311 Besar 1985
Minggu Kliwon1312 Besar 1985
Senin Legi913 Besar 1985
Selasa Pahing1214 Besar 1985
Rabu Pon1415 Besar 1985
Kamis Wage1216 Besar 1985
Jumat Kliwon1417 Besar 1985
Sabtu Legi1418 Besar 1985
Minggu Pahing1419 Besar 1985
Senin Pon1120 Besar 1985
Selasa Wage721 Besar 1985
Rabu Kliwon1522 Besar 1985
Kamis Legi1323 Besar 1985

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.