April 1984 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1916 Ehe. Tanggal 1 April jatuh pada Minggu Pon (neptu 12), atau 29 Jumadilakhir 1916. Bulan Rejeb dimulai Senin Wage, 2 April.

‹

April 1984Jumadilakhir – Rejeb 1916 Ehe

›
Kalender April 1984 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 1984

  1. Awal bulan Rejeb 1916

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Senin Wage.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 2 April 1984.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 12 April 1984.

Weton setiap tanggal di April 1984

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Pon1229 Jumadilakhir 1916
Senin Wage81 Rejeb 1916
Selasa Kliwon112 Rejeb 1916
Rabu Legi123 Rejeb 1916
Kamis Pahing174 Rejeb 1916
Jumat Pon135 Rejeb 1916
Sabtu Wage136 Rejeb 1916
Minggu Kliwon137 Rejeb 1916
Senin Legi98 Rejeb 1916
Selasa Pahing129 Rejeb 1916
Rabu Pon1410 Rejeb 1916
Kamis Wage1211 Rejeb 1916
Jumat Kliwon1412 Rejeb 1916
Sabtu Legi1413 Rejeb 1916
Minggu Pahing1414 Rejeb 1916
Senin Pon1115 Rejeb 1916
Selasa Wage716 Rejeb 1916
Rabu Kliwon1517 Rejeb 1916
Kamis Legi1318 Rejeb 1916
Jumat Pahing1519 Rejeb 1916
Sabtu Pon1620 Rejeb 1916
Minggu Wage921 Rejeb 1916
Senin Kliwon1222 Rejeb 1916
Selasa Legi823 Rejeb 1916
Rabu Pahing1624 Rejeb 1916
Kamis Pon1525 Rejeb 1916
Jumat Wage1026 Rejeb 1916
Sabtu Kliwon1727 Rejeb 1916
Minggu Legi1028 Rejeb 1916
Senin Pahing1329 Rejeb 1916

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.