April 2005 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sapar – Mulud 1938 Jimakir. Tanggal 1 April jatuh pada Jumat Pon (neptu 13), atau 21 Sapar 1938. Bulan Mulud dimulai Minggu Pahing, 10 April.

‹

April 2005Sapar – Mulud 1938 Jimakir

›
Kalender April 2005 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 2005

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 7 April 2005.

  2. Awal bulan Mulud 1938

    Tanggal 1 Mulud jatuh pada Minggu Pahing.

  3. Garebeg Mulud

    Tanggal 12 Mulud, hari peringatan Maulid yang dirayakan keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Weton setiap tanggal di April 2005

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pon1321 Sapar 1938
Sabtu Wage1322 Sapar 1938
Minggu Kliwon1323 Sapar 1938
Senin Legi924 Sapar 1938
Selasa Pahing1225 Sapar 1938
Rabu Pon1426 Sapar 1938
Kamis Wage1227 Sapar 1938
Jumat Kliwon1428 Sapar 1938
Sabtu Legi1429 Sapar 1938
Minggu Pahing141 Mulud 1938
Senin Pon112 Mulud 1938
Selasa Wage73 Mulud 1938
Rabu Kliwon154 Mulud 1938
Kamis Legi135 Mulud 1938
Jumat Pahing156 Mulud 1938
Sabtu Pon167 Mulud 1938
Minggu Wage98 Mulud 1938
Senin Kliwon129 Mulud 1938
Selasa Legi810 Mulud 1938
Rabu Pahing1611 Mulud 1938
Kamis Pon1512 Mulud 1938
Jumat Wage1013 Mulud 1938
Sabtu Kliwon1714 Mulud 1938
Minggu Legi1015 Mulud 1938
Senin Pahing1316 Mulud 1938
Selasa Pon1017 Mulud 1938
Rabu Wage1118 Mulud 1938
Kamis Kliwon1619 Mulud 1938
Jumat Legi1120 Mulud 1938
Sabtu Pahing1821 Mulud 1938

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.