April 2014 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1947 Alip. Tanggal 1 April jatuh pada Selasa Kliwon (neptu 11), atau 30 Jumadilawal 1947. Bulan Jumadilakhir dimulai Rabu Legi, 2 April.

‹

April 2014Jumadilawal – Jumadilakhir 1947 Alip

›
Kalender April 2014 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 2014

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 31 Maret 2014.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1947

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Rabu Legi.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 10 April 2014.

Weton setiap tanggal di April 2014

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Kliwon1130 Jumadilawal 1947
Rabu Legi121 Jumadilakhir 1947
Kamis Pahing172 Jumadilakhir 1947
Jumat Pon133 Jumadilakhir 1947
Sabtu Wage134 Jumadilakhir 1947
Minggu Kliwon135 Jumadilakhir 1947
Senin Legi96 Jumadilakhir 1947
Selasa Pahing127 Jumadilakhir 1947
Rabu Pon148 Jumadilakhir 1947
Kamis Wage129 Jumadilakhir 1947
Jumat Kliwon1410 Jumadilakhir 1947
Sabtu Legi1411 Jumadilakhir 1947
Minggu Pahing1412 Jumadilakhir 1947
Senin Pon1113 Jumadilakhir 1947
Selasa Wage714 Jumadilakhir 1947
Rabu Kliwon1515 Jumadilakhir 1947
Kamis Legi1316 Jumadilakhir 1947
Jumat Pahing1517 Jumadilakhir 1947
Sabtu Pon1618 Jumadilakhir 1947
Minggu Wage919 Jumadilakhir 1947
Senin Kliwon1220 Jumadilakhir 1947
Selasa Legi821 Jumadilakhir 1947
Rabu Pahing1622 Jumadilakhir 1947
Kamis Pon1523 Jumadilakhir 1947
Jumat Wage1024 Jumadilakhir 1947
Sabtu Kliwon1725 Jumadilakhir 1947
Minggu Legi1026 Jumadilakhir 1947
Senin Pahing1327 Jumadilakhir 1947
Selasa Pon1028 Jumadilakhir 1947
Rabu Wage1129 Jumadilakhir 1947

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.