April 2034 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sura – Sapar 1968 Be. Tanggal 1 April jatuh pada Sabtu Kliwon (neptu 17), atau 11 Sura 1968. Bulan Sapar dimulai Jumat Kliwon, 21 April.

‹

April 2034Sura – Sapar 1968 Be

›
Kalender April 2034 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 2034

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 10 April 2034.

  2. Awal bulan Sapar 1968

    Tanggal 1 Sapar jatuh pada Jumat Kliwon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 20 April 2034.

Weton setiap tanggal di April 2034

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Kliwon1711 Sura 1968
Minggu Legi1012 Sura 1968
Senin Pahing1313 Sura 1968
Selasa Pon1014 Sura 1968
Rabu Wage1115 Sura 1968
Kamis Kliwon1616 Sura 1968
Jumat Legi1117 Sura 1968
Sabtu Pahing1818 Sura 1968
Minggu Pon1219 Sura 1968
Senin Wage820 Sura 1968
Selasa Kliwon1121 Sura 1968
Rabu Legi1222 Sura 1968
Kamis Pahing1723 Sura 1968
Jumat Pon1324 Sura 1968
Sabtu Wage1325 Sura 1968
Minggu Kliwon1326 Sura 1968
Senin Legi927 Sura 1968
Selasa Pahing1228 Sura 1968
Rabu Pon1429 Sura 1968
Kamis Wage1230 Sura 1968
Jumat Kliwon141 Sapar 1968
Sabtu Legi142 Sapar 1968
Minggu Pahing143 Sapar 1968
Senin Pon114 Sapar 1968
Selasa Wage75 Sapar 1968
Rabu Kliwon156 Sapar 1968
Kamis Legi137 Sapar 1968
Jumat Pahing158 Sapar 1968
Sabtu Pon169 Sapar 1968
Minggu Wage910 Sapar 1968

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.