April 2064 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1998 Je – Sura 1999 Dal. Tanggal 1 April jatuh pada Selasa Pon (neptu 10), atau 14 Besar 1998. Bulan Sura dimulai Kamis Wage, 17 April.

‹

April 2064Besar 1998 Je – Sura 1999 Dal

›
Kalender April 2064 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 2064

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 7 April 2064.

  2. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1999 Dal

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Rabu malam, 16 April 2064.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 17 April 2064.

Weton setiap tanggal di April 2064

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Pon1014 Besar 1998
Rabu Wage1115 Besar 1998
Kamis Kliwon1616 Besar 1998
Jumat Legi1117 Besar 1998
Sabtu Pahing1818 Besar 1998
Minggu Pon1219 Besar 1998
Senin Wage820 Besar 1998
Selasa Kliwon1121 Besar 1998
Rabu Legi1222 Besar 1998
Kamis Pahing1723 Besar 1998
Jumat Pon1324 Besar 1998
Sabtu Wage1325 Besar 1998
Minggu Kliwon1326 Besar 1998
Senin Legi927 Besar 1998
Selasa Pahing1228 Besar 1998
Rabu Pon1429 Besar 1998
Kamis Wage121 Sura 1999
Jumat Kliwon142 Sura 1999
Sabtu Legi143 Sura 1999
Minggu Pahing144 Sura 1999
Senin Pon115 Sura 1999
Selasa Wage76 Sura 1999
Rabu Kliwon157 Sura 1999
Kamis Legi138 Sura 1999
Jumat Pahing159 Sura 1999
Sabtu Pon1610 Sura 1999
Minggu Wage911 Sura 1999
Senin Kliwon1212 Sura 1999
Selasa Legi813 Sura 1999
Rabu Pahing1614 Sura 1999

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.