April 2097 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 2032 Be – Sura 2033 Wawu. Tanggal 1 April jatuh pada Senin Legi (neptu 9), atau 18 Besar 2032. Bulan Sura dimulai Sabtu Pon, 13 April.

‹

April 2097Besar 2032 Be – Sura 2033 Wawu

›
Kalender April 2097 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 2097

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 4 April 2097.

  2. Tahun baru Jawa, 1 Sura 2033 Wawu

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Jumat malam, 12 April 2097.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 29 April 2097.

Weton setiap tanggal di April 2097

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Legi918 Besar 2032
Selasa Pahing1219 Besar 2032
Rabu Pon1420 Besar 2032
Kamis Wage1221 Besar 2032
Jumat Kliwon1422 Besar 2032
Sabtu Legi1423 Besar 2032
Minggu Pahing1424 Besar 2032
Senin Pon1125 Besar 2032
Selasa Wage726 Besar 2032
Rabu Kliwon1527 Besar 2032
Kamis Legi1328 Besar 2032
Jumat Pahing1529 Besar 2032
Sabtu Pon161 Sura 2033
Minggu Wage92 Sura 2033
Senin Kliwon123 Sura 2033
Selasa Legi84 Sura 2033
Rabu Pahing165 Sura 2033
Kamis Pon156 Sura 2033
Jumat Wage107 Sura 2033
Sabtu Kliwon178 Sura 2033
Minggu Legi109 Sura 2033
Senin Pahing1310 Sura 2033
Selasa Pon1011 Sura 2033
Rabu Wage1112 Sura 2033
Kamis Kliwon1613 Sura 2033
Jumat Legi1114 Sura 2033
Sabtu Pahing1815 Sura 2033
Minggu Pon1216 Sura 2033
Senin Wage817 Sura 2033
Selasa Kliwon1118 Sura 2033

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.