April 2098 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 2033 Wawu – Sura 2034 Jimakir. Tanggal 1 April jatuh pada Selasa Legi (neptu 8), atau 29 Besar 2033. Bulan Sura dimulai Rabu Pahing, 2 April.

‹

April 2098Besar 2033 Wawu – Sura 2034 Jimakir

›
Kalender April 2098 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 2098

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 2034 Jimakir

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Selasa malam, 1 April 2098.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 14 April 2098.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 24 April 2098.

Weton setiap tanggal di April 2098

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Legi829 Besar 2033
Rabu Pahing161 Sura 2034
Kamis Pon152 Sura 2034
Jumat Wage103 Sura 2034
Sabtu Kliwon174 Sura 2034
Minggu Legi105 Sura 2034
Senin Pahing136 Sura 2034
Selasa Pon107 Sura 2034
Rabu Wage118 Sura 2034
Kamis Kliwon169 Sura 2034
Jumat Legi1110 Sura 2034
Sabtu Pahing1811 Sura 2034
Minggu Pon1212 Sura 2034
Senin Wage813 Sura 2034
Selasa Kliwon1114 Sura 2034
Rabu Legi1215 Sura 2034
Kamis Pahing1716 Sura 2034
Jumat Pon1317 Sura 2034
Sabtu Wage1318 Sura 2034
Minggu Kliwon1319 Sura 2034
Senin Legi920 Sura 2034
Selasa Pahing1221 Sura 2034
Rabu Pon1422 Sura 2034
Kamis Wage1223 Sura 2034
Jumat Kliwon1424 Sura 2034
Sabtu Legi1425 Sura 2034
Minggu Pahing1426 Sura 2034
Senin Pon1127 Sura 2034
Selasa Wage728 Sura 2034
Rabu Kliwon1529 Sura 2034

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.