Desember 1956 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Bakda Mulud – Jumadilawal 1888 Be. Tanggal 1 Desember jatuh pada Sabtu Kliwon (neptu 17), atau 27 Bakda Mulud 1888. Bulan Jumadilawal dimulai Selasa Pon, 4 Desember.

‹

Desember 1956Bakda Mulud – Jumadilawal 1888 Be

›
Kalender Desember 1956 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Desember 1956

  1. Awal bulan Jumadilawal 1888

    Tanggal 1 Jumadilawal jatuh pada Selasa Pon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 10 Desember 1956.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 20 Desember 1956.

Weton setiap tanggal di Desember 1956

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Kliwon1727 Bakda Mulud 1888
Minggu Legi1028 Bakda Mulud 1888
Senin Pahing1329 Bakda Mulud 1888
Selasa Pon101 Jumadilawal 1888
Rabu Wage112 Jumadilawal 1888
Kamis Kliwon163 Jumadilawal 1888
Jumat Legi114 Jumadilawal 1888
Sabtu Pahing185 Jumadilawal 1888
Minggu Pon126 Jumadilawal 1888
Senin Wage87 Jumadilawal 1888
Selasa Kliwon118 Jumadilawal 1888
Rabu Legi129 Jumadilawal 1888
Kamis Pahing1710 Jumadilawal 1888
Jumat Pon1311 Jumadilawal 1888
Sabtu Wage1312 Jumadilawal 1888
Minggu Kliwon1313 Jumadilawal 1888
Senin Legi914 Jumadilawal 1888
Selasa Pahing1215 Jumadilawal 1888
Rabu Pon1416 Jumadilawal 1888
Kamis Wage1217 Jumadilawal 1888
Jumat Kliwon1418 Jumadilawal 1888
Sabtu Legi1419 Jumadilawal 1888
Minggu Pahing1420 Jumadilawal 1888
Senin Pon1121 Jumadilawal 1888
Selasa Wage722 Jumadilawal 1888
Rabu Kliwon1523 Jumadilawal 1888
Kamis Legi1324 Jumadilawal 1888
Jumat Pahing1525 Jumadilawal 1888
Sabtu Pon1626 Jumadilawal 1888
Minggu Wage927 Jumadilawal 1888
Senin Kliwon1228 Jumadilawal 1888

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.