Desember 1957 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1889 Wawu. Tanggal 1 Desember jatuh pada Minggu Kliwon (neptu 13), atau 9 Jumadilawal 1889. Bulan Jumadilakhir dimulai Senin Pahing, 23 Desember.

‹

Desember 1957Jumadilawal – Jumadilakhir 1889 Wawu

›
Kalender Desember 1957 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Desember 1957

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 5 Desember 1957.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1889

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Senin Pahing.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 30 Desember 1957.

Weton setiap tanggal di Desember 1957

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Kliwon139 Jumadilawal 1889
Senin Legi910 Jumadilawal 1889
Selasa Pahing1211 Jumadilawal 1889
Rabu Pon1412 Jumadilawal 1889
Kamis Wage1213 Jumadilawal 1889
Jumat Kliwon1414 Jumadilawal 1889
Sabtu Legi1415 Jumadilawal 1889
Minggu Pahing1416 Jumadilawal 1889
Senin Pon1117 Jumadilawal 1889
Selasa Wage718 Jumadilawal 1889
Rabu Kliwon1519 Jumadilawal 1889
Kamis Legi1320 Jumadilawal 1889
Jumat Pahing1521 Jumadilawal 1889
Sabtu Pon1622 Jumadilawal 1889
Minggu Wage923 Jumadilawal 1889
Senin Kliwon1224 Jumadilawal 1889
Selasa Legi825 Jumadilawal 1889
Rabu Pahing1626 Jumadilawal 1889
Kamis Pon1527 Jumadilawal 1889
Jumat Wage1028 Jumadilawal 1889
Sabtu Kliwon1729 Jumadilawal 1889
Minggu Legi1030 Jumadilawal 1889
Senin Pahing131 Jumadilakhir 1889
Selasa Pon102 Jumadilakhir 1889
Rabu Wage113 Jumadilakhir 1889
Kamis Kliwon164 Jumadilakhir 1889
Jumat Legi115 Jumadilakhir 1889
Sabtu Pahing186 Jumadilakhir 1889
Minggu Pon127 Jumadilakhir 1889
Senin Wage88 Jumadilakhir 1889
Selasa Kliwon119 Jumadilakhir 1889

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.