Desember 1959 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir – Rejeb 1891 Alip. Tanggal 1 Desember jatuh pada Selasa Kliwon (neptu 11), atau 30 Jumadilawal 1891. Bulan Jumadilakhir dimulai Rabu Legi, 2 Desember. Bulan Rejeb dimulai Kamis Kliwon, 31 Desember.

‹

Desember 1959Jumadilawal – Jumadilakhir – Rejeb 1891 Alip

›
Kalender Desember 1959 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Desember 1959

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 30 November 1959.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1891

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Rabu Legi.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 10 Desember 1959.

  4. Awal bulan Rejeb 1891

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Kamis Kliwon.

Weton setiap tanggal di Desember 1959

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Kliwon1130 Jumadilawal 1891
Rabu Legi121 Jumadilakhir 1891
Kamis Pahing172 Jumadilakhir 1891
Jumat Pon133 Jumadilakhir 1891
Sabtu Wage134 Jumadilakhir 1891
Minggu Kliwon135 Jumadilakhir 1891
Senin Legi96 Jumadilakhir 1891
Selasa Pahing127 Jumadilakhir 1891
Rabu Pon148 Jumadilakhir 1891
Kamis Wage129 Jumadilakhir 1891
Jumat Kliwon1410 Jumadilakhir 1891
Sabtu Legi1411 Jumadilakhir 1891
Minggu Pahing1412 Jumadilakhir 1891
Senin Pon1113 Jumadilakhir 1891
Selasa Wage714 Jumadilakhir 1891
Rabu Kliwon1515 Jumadilakhir 1891
Kamis Legi1316 Jumadilakhir 1891
Jumat Pahing1517 Jumadilakhir 1891
Sabtu Pon1618 Jumadilakhir 1891
Minggu Wage919 Jumadilakhir 1891
Senin Kliwon1220 Jumadilakhir 1891
Selasa Legi821 Jumadilakhir 1891
Rabu Pahing1622 Jumadilakhir 1891
Kamis Pon1523 Jumadilakhir 1891
Jumat Wage1024 Jumadilakhir 1891
Sabtu Kliwon1725 Jumadilakhir 1891
Minggu Legi1026 Jumadilakhir 1891
Senin Pahing1327 Jumadilakhir 1891
Selasa Pon1028 Jumadilakhir 1891
Rabu Wage1129 Jumadilakhir 1891
Kamis Kliwon161 Rejeb 1891

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.