Desember 2102 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 2038 Je. Tanggal 1 Desember jatuh pada Jumat Kliwon (neptu 14), atau 20 Sawal 2038. Bulan Sela dimulai Senin Kliwon, 11 Desember.

‹

Desember 2102Sawal – Sela 2038 Je

›
Kalender Desember 2102 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Desember 2102

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 30 November 2102.

  2. Awal bulan Sela 2038

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Senin Kliwon.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 25 Desember 2102.

Weton setiap tanggal di Desember 2102

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Kliwon1420 Sawal 2038
Sabtu Legi1421 Sawal 2038
Minggu Pahing1422 Sawal 2038
Senin Pon1123 Sawal 2038
Selasa Wage724 Sawal 2038
Rabu Kliwon1525 Sawal 2038
Kamis Legi1326 Sawal 2038
Jumat Pahing1527 Sawal 2038
Sabtu Pon1628 Sawal 2038
Minggu Wage929 Sawal 2038
Senin Kliwon121 Sela 2038
Selasa Legi82 Sela 2038
Rabu Pahing163 Sela 2038
Kamis Pon154 Sela 2038
Jumat Wage105 Sela 2038
Sabtu Kliwon176 Sela 2038
Minggu Legi107 Sela 2038
Senin Pahing138 Sela 2038
Selasa Pon109 Sela 2038
Rabu Wage1110 Sela 2038
Kamis Kliwon1611 Sela 2038
Jumat Legi1112 Sela 2038
Sabtu Pahing1813 Sela 2038
Minggu Pon1214 Sela 2038
Senin Wage815 Sela 2038
Selasa Kliwon1116 Sela 2038
Rabu Legi1217 Sela 2038
Kamis Pahing1718 Sela 2038
Jumat Pon1319 Sela 2038
Sabtu Wage1320 Sela 2038
Minggu Kliwon1321 Sela 2038

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.