Februari 1952 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1883 Alip. Tanggal 1 Februari jatuh pada Jumat Kliwon (neptu 14), atau 5 Jumadilawal 1883. Bulan Jumadilakhir dimulai Rabu Legi, 27 Februari.

‹

Februari 1952Jumadilawal – Jumadilakhir 1883 Alip

›
Kalender Februari 1952 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Februari 1952

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 31 Januari 1952.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 25 Februari 1952.

  3. Awal bulan Jumadilakhir 1883

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Rabu Legi.

Weton setiap tanggal di Februari 1952

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Kliwon145 Jumadilawal 1883
Sabtu Legi146 Jumadilawal 1883
Minggu Pahing147 Jumadilawal 1883
Senin Pon118 Jumadilawal 1883
Selasa Wage79 Jumadilawal 1883
Rabu Kliwon1510 Jumadilawal 1883
Kamis Legi1311 Jumadilawal 1883
Jumat Pahing1512 Jumadilawal 1883
Sabtu Pon1613 Jumadilawal 1883
Minggu Wage914 Jumadilawal 1883
Senin Kliwon1215 Jumadilawal 1883
Selasa Legi816 Jumadilawal 1883
Rabu Pahing1617 Jumadilawal 1883
Kamis Pon1518 Jumadilawal 1883
Jumat Wage1019 Jumadilawal 1883
Sabtu Kliwon1720 Jumadilawal 1883
Minggu Legi1021 Jumadilawal 1883
Senin Pahing1322 Jumadilawal 1883
Selasa Pon1023 Jumadilawal 1883
Rabu Wage1124 Jumadilawal 1883
Kamis Kliwon1625 Jumadilawal 1883
Jumat Legi1126 Jumadilawal 1883
Sabtu Pahing1827 Jumadilawal 1883
Minggu Pon1228 Jumadilawal 1883
Senin Wage829 Jumadilawal 1883
Selasa Kliwon1130 Jumadilawal 1883
Rabu Legi121 Jumadilakhir 1883
Kamis Pahing172 Jumadilakhir 1883
Jumat Pon133 Jumadilakhir 1883

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.