Februari 1953 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1884 Ehe. Tanggal 1 Februari jatuh pada Minggu Legi (neptu 10), atau 17 Jumadilawal 1884. Bulan Jumadilakhir dimulai Minggu Kliwon, 15 Februari.

‹

Februari 1953Jumadilawal – Jumadilakhir 1884 Ehe

›
Kalender Februari 1953 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Februari 1953

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 9 Februari 1953.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1884

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Minggu Kliwon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 19 Februari 1953.

Weton setiap tanggal di Februari 1953

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Legi1017 Jumadilawal 1884
Senin Pahing1318 Jumadilawal 1884
Selasa Pon1019 Jumadilawal 1884
Rabu Wage1120 Jumadilawal 1884
Kamis Kliwon1621 Jumadilawal 1884
Jumat Legi1122 Jumadilawal 1884
Sabtu Pahing1823 Jumadilawal 1884
Minggu Pon1224 Jumadilawal 1884
Senin Wage825 Jumadilawal 1884
Selasa Kliwon1126 Jumadilawal 1884
Rabu Legi1227 Jumadilawal 1884
Kamis Pahing1728 Jumadilawal 1884
Jumat Pon1329 Jumadilawal 1884
Sabtu Wage1330 Jumadilawal 1884
Minggu Kliwon131 Jumadilakhir 1884
Senin Legi92 Jumadilakhir 1884
Selasa Pahing123 Jumadilakhir 1884
Rabu Pon144 Jumadilakhir 1884
Kamis Wage125 Jumadilakhir 1884
Jumat Kliwon146 Jumadilakhir 1884
Sabtu Legi147 Jumadilakhir 1884
Minggu Pahing148 Jumadilakhir 1884
Senin Pon119 Jumadilakhir 1884
Selasa Wage710 Jumadilakhir 1884
Rabu Kliwon1511 Jumadilakhir 1884
Kamis Legi1312 Jumadilakhir 1884
Jumat Pahing1513 Jumadilakhir 1884
Sabtu Pon1614 Jumadilakhir 1884

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.