Februari 1954 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1885 Jimawal. Tanggal 1 Februari jatuh pada Senin Legi (neptu 9), atau 27 Jumadilawal 1885. Bulan Jumadilakhir dimulai Jumat Kliwon, 5 Februari.

‹

Februari 1954Jumadilawal – Jumadilakhir 1885 Jimawal

›
Kalender Februari 1954 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Februari 1954

  1. Awal bulan Jumadilakhir 1885

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Jumat Kliwon.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 4 Februari 1954.

Weton setiap tanggal di Februari 1954

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Legi927 Jumadilawal 1885
Selasa Pahing1228 Jumadilawal 1885
Rabu Pon1429 Jumadilawal 1885
Kamis Wage1230 Jumadilawal 1885
Jumat Kliwon141 Jumadilakhir 1885
Sabtu Legi142 Jumadilakhir 1885
Minggu Pahing143 Jumadilakhir 1885
Senin Pon114 Jumadilakhir 1885
Selasa Wage75 Jumadilakhir 1885
Rabu Kliwon156 Jumadilakhir 1885
Kamis Legi137 Jumadilakhir 1885
Jumat Pahing158 Jumadilakhir 1885
Sabtu Pon169 Jumadilakhir 1885
Minggu Wage910 Jumadilakhir 1885
Senin Kliwon1211 Jumadilakhir 1885
Selasa Legi812 Jumadilakhir 1885
Rabu Pahing1613 Jumadilakhir 1885
Kamis Pon1514 Jumadilakhir 1885
Jumat Wage1015 Jumadilakhir 1885
Sabtu Kliwon1716 Jumadilakhir 1885
Minggu Legi1017 Jumadilakhir 1885
Senin Pahing1318 Jumadilakhir 1885
Selasa Pon1019 Jumadilakhir 1885
Rabu Wage1120 Jumadilakhir 1885
Kamis Kliwon1621 Jumadilakhir 1885
Jumat Legi1122 Jumadilakhir 1885
Sabtu Pahing1823 Jumadilakhir 1885
Minggu Pon1224 Jumadilakhir 1885

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.