Februari 1971 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1902 Je – Sura 1903 Dal. Tanggal 1 Februari jatuh pada Senin Kliwon (neptu 12), atau 5 Besar 1902. Bulan Sura dimulai Jumat Kliwon, 26 Februari.

‹

Februari 1971Besar 1902 Je – Sura 1903 Dal

›
Kalender Februari 1971 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Februari 1971

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 15 Februari 1971.

  2. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1903 Dal

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Kamis malam, 25 Februari 1971.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 25 Februari 1971.

Weton setiap tanggal di Februari 1971

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Kliwon125 Besar 1902
Selasa Legi86 Besar 1902
Rabu Pahing167 Besar 1902
Kamis Pon158 Besar 1902
Jumat Wage109 Besar 1902
Sabtu Kliwon1710 Besar 1902
Minggu Legi1011 Besar 1902
Senin Pahing1312 Besar 1902
Selasa Pon1013 Besar 1902
Rabu Wage1114 Besar 1902
Kamis Kliwon1615 Besar 1902
Jumat Legi1116 Besar 1902
Sabtu Pahing1817 Besar 1902
Minggu Pon1218 Besar 1902
Senin Wage819 Besar 1902
Selasa Kliwon1120 Besar 1902
Rabu Legi1221 Besar 1902
Kamis Pahing1722 Besar 1902
Jumat Pon1323 Besar 1902
Sabtu Wage1324 Besar 1902
Minggu Kliwon1325 Besar 1902
Senin Legi926 Besar 1902
Selasa Pahing1227 Besar 1902
Rabu Pon1428 Besar 1902
Kamis Wage1229 Besar 1902
Jumat Kliwon141 Sura 1903
Sabtu Legi142 Sura 1903
Minggu Pahing143 Sura 1903

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.