Januari 1943 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1873 Wawu – Sura 1874 Jimakir. Tanggal 1 Januari jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15), atau 24 Besar 1873. Bulan Sura dimulai Kamis Pon, 7 Januari.

‹

Januari 1943Besar 1873 Wawu – Sura 1874 Jimakir

›
Kalender Januari 1943 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 1943

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1874 Jimakir

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Rabu malam, 6 Januari 1943.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 18 Januari 1943.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 28 Januari 1943.

Weton setiap tanggal di Januari 1943

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pahing1524 Besar 1873
Sabtu Pon1625 Besar 1873
Minggu Wage926 Besar 1873
Senin Kliwon1227 Besar 1873
Selasa Legi828 Besar 1873
Rabu Pahing1629 Besar 1873
Kamis Pon151 Sura 1874
Jumat Wage102 Sura 1874
Sabtu Kliwon173 Sura 1874
Minggu Legi104 Sura 1874
Senin Pahing135 Sura 1874
Selasa Pon106 Sura 1874
Rabu Wage117 Sura 1874
Kamis Kliwon168 Sura 1874
Jumat Legi119 Sura 1874
Sabtu Pahing1810 Sura 1874
Minggu Pon1211 Sura 1874
Senin Wage812 Sura 1874
Selasa Kliwon1113 Sura 1874
Rabu Legi1214 Sura 1874
Kamis Pahing1715 Sura 1874
Jumat Pon1316 Sura 1874
Sabtu Wage1317 Sura 1874
Minggu Kliwon1318 Sura 1874
Senin Legi919 Sura 1874
Selasa Pahing1220 Sura 1874
Rabu Pon1421 Sura 1874
Kamis Wage1222 Sura 1874
Jumat Kliwon1423 Sura 1874
Sabtu Legi1424 Sura 1874
Minggu Pahing1425 Sura 1874

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.