Januari 1987 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1919 Dal. Tanggal 1 Januari jatuh pada Kamis Pon (neptu 15), atau 1 Jumadilawal 1919. Bulan Jumadilawal dimulai Kamis Pon, 1 Januari. Bulan Jumadilakhir dimulai Sabtu Pon, 31 Januari.

‹

Januari 1987Jumadilawal – Jumadilakhir 1919 Dal

›
Kalender Januari 1987 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 1987

  1. Awal bulan Jumadilawal 1919

    Tanggal 1 Jumadilawal jatuh pada Kamis Pon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 12 Januari 1987.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 22 Januari 1987.

  4. Awal bulan Jumadilakhir 1919

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Sabtu Pon.

Weton setiap tanggal di Januari 1987

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Pon151 Jumadilawal 1919
Jumat Wage102 Jumadilawal 1919
Sabtu Kliwon173 Jumadilawal 1919
Minggu Legi104 Jumadilawal 1919
Senin Pahing135 Jumadilawal 1919
Selasa Pon106 Jumadilawal 1919
Rabu Wage117 Jumadilawal 1919
Kamis Kliwon168 Jumadilawal 1919
Jumat Legi119 Jumadilawal 1919
Sabtu Pahing1810 Jumadilawal 1919
Minggu Pon1211 Jumadilawal 1919
Senin Wage812 Jumadilawal 1919
Selasa Kliwon1113 Jumadilawal 1919
Rabu Legi1214 Jumadilawal 1919
Kamis Pahing1715 Jumadilawal 1919
Jumat Pon1316 Jumadilawal 1919
Sabtu Wage1317 Jumadilawal 1919
Minggu Kliwon1318 Jumadilawal 1919
Senin Legi919 Jumadilawal 1919
Selasa Pahing1220 Jumadilawal 1919
Rabu Pon1421 Jumadilawal 1919
Kamis Wage1222 Jumadilawal 1919
Jumat Kliwon1423 Jumadilawal 1919
Sabtu Legi1424 Jumadilawal 1919
Minggu Pahing1425 Jumadilawal 1919
Senin Pon1126 Jumadilawal 1919
Selasa Wage727 Jumadilawal 1919
Rabu Kliwon1528 Jumadilawal 1919
Kamis Legi1329 Jumadilawal 1919
Jumat Pahing1530 Jumadilawal 1919
Sabtu Pon161 Jumadilakhir 1919

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.