Januari 2003 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1935 Dal. Tanggal 1 Januari jatuh pada Rabu Pahing (neptu 16), atau 27 Sawal 1935. Bulan Sela dimulai Sabtu Kliwon, 4 Januari.

‹

Januari 2003Sawal – Sela 1935 Dal

›
Kalender Januari 2003 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 2003

  1. Awal bulan Sela 1935

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 13 Januari 2003.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 23 Januari 2003.

Weton setiap tanggal di Januari 2003

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pahing1627 Sawal 1935
Kamis Pon1528 Sawal 1935
Jumat Wage1029 Sawal 1935
Sabtu Kliwon171 Sela 1935
Minggu Legi102 Sela 1935
Senin Pahing133 Sela 1935
Selasa Pon104 Sela 1935
Rabu Wage115 Sela 1935
Kamis Kliwon166 Sela 1935
Jumat Legi117 Sela 1935
Sabtu Pahing188 Sela 1935
Minggu Pon129 Sela 1935
Senin Wage810 Sela 1935
Selasa Kliwon1111 Sela 1935
Rabu Legi1212 Sela 1935
Kamis Pahing1713 Sela 1935
Jumat Pon1314 Sela 1935
Sabtu Wage1315 Sela 1935
Minggu Kliwon1316 Sela 1935
Senin Legi917 Sela 1935
Selasa Pahing1218 Sela 1935
Rabu Pon1419 Sela 1935
Kamis Wage1220 Sela 1935
Jumat Kliwon1421 Sela 1935
Sabtu Legi1422 Sela 1935
Minggu Pahing1423 Sela 1935
Senin Pon1124 Sela 1935
Selasa Wage725 Sela 1935
Rabu Kliwon1526 Sela 1935
Kamis Legi1327 Sela 1935
Jumat Pahing1528 Sela 1935

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.