Januari 2039 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1972 Ehe – Sura 1973 Jimawal. Tanggal 1 Januari jatuh pada Sabtu Legi (neptu 14), atau 5 Besar 1972. Bulan Sura dimulai Kamis Pahing, 27 Januari.

‹

Januari 2039Besar 1972 Ehe – Sura 1973 Jimawal

›
Kalender Januari 2039 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 2039

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 24 Januari 2039.

  2. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1973 Jimawal

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Rabu malam, 26 Januari 2039.

Weton setiap tanggal di Januari 2039

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Legi145 Besar 1972
Minggu Pahing146 Besar 1972
Senin Pon117 Besar 1972
Selasa Wage78 Besar 1972
Rabu Kliwon159 Besar 1972
Kamis Legi1310 Besar 1972
Jumat Pahing1511 Besar 1972
Sabtu Pon1612 Besar 1972
Minggu Wage913 Besar 1972
Senin Kliwon1214 Besar 1972
Selasa Legi815 Besar 1972
Rabu Pahing1616 Besar 1972
Kamis Pon1517 Besar 1972
Jumat Wage1018 Besar 1972
Sabtu Kliwon1719 Besar 1972
Minggu Legi1020 Besar 1972
Senin Pahing1321 Besar 1972
Selasa Pon1022 Besar 1972
Rabu Wage1123 Besar 1972
Kamis Kliwon1624 Besar 1972
Jumat Legi1125 Besar 1972
Sabtu Pahing1826 Besar 1972
Minggu Pon1227 Besar 1972
Senin Wage828 Besar 1972
Selasa Kliwon1129 Besar 1972
Rabu Legi1230 Besar 1972
Kamis Pahing171 Sura 1973
Jumat Pon132 Sura 1973
Sabtu Wage133 Sura 1973
Minggu Kliwon134 Sura 1973
Senin Legi95 Sura 1973

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.