Januari 2074 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sura – Sapar 2009 Wawu. Tanggal 1 Januari jatuh pada Senin Kliwon (neptu 12), atau 3 Sura 2009. Bulan Sapar dimulai Senin Pon, 29 Januari.

‹

Januari 2074Sura – Sapar 2009 Wawu

›
Kalender Januari 2074 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 2074

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 15 Januari 2074.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 25 Januari 2074.

  3. Awal bulan Sapar 2009

    Tanggal 1 Sapar jatuh pada Senin Pon.

Weton setiap tanggal di Januari 2074

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Kliwon123 Sura 2009
Selasa Legi84 Sura 2009
Rabu Pahing165 Sura 2009
Kamis Pon156 Sura 2009
Jumat Wage107 Sura 2009
Sabtu Kliwon178 Sura 2009
Minggu Legi109 Sura 2009
Senin Pahing1310 Sura 2009
Selasa Pon1011 Sura 2009
Rabu Wage1112 Sura 2009
Kamis Kliwon1613 Sura 2009
Jumat Legi1114 Sura 2009
Sabtu Pahing1815 Sura 2009
Minggu Pon1216 Sura 2009
Senin Wage817 Sura 2009
Selasa Kliwon1118 Sura 2009
Rabu Legi1219 Sura 2009
Kamis Pahing1720 Sura 2009
Jumat Pon1321 Sura 2009
Sabtu Wage1322 Sura 2009
Minggu Kliwon1323 Sura 2009
Senin Legi924 Sura 2009
Selasa Pahing1225 Sura 2009
Rabu Pon1426 Sura 2009
Kamis Wage1227 Sura 2009
Jumat Kliwon1428 Sura 2009
Sabtu Legi1429 Sura 2009
Minggu Pahing1430 Sura 2009
Senin Pon111 Sapar 2009
Selasa Wage72 Sapar 2009
Rabu Kliwon153 Sapar 2009

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.