Juli 1973 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir – Rejeb 1905 Wawu. Tanggal 1 Juli jatuh pada Minggu Legi (neptu 10), atau 30 Jumadilawal 1905. Bulan Jumadilakhir dimulai Senin Pahing, 2 Juli. Bulan Rejeb dimulai Selasa Legi, 31 Juli.

‹

Juli 1973Jumadilawal – Jumadilakhir – Rejeb 1905 Wawu

›
Kalender Juli 1973 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juli 1973

  1. Awal bulan Jumadilakhir 1905

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Senin Pahing.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 9 Juli 1973.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 19 Juli 1973.

  4. Awal bulan Rejeb 1905

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Selasa Legi.

Weton setiap tanggal di Juli 1973

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Legi1030 Jumadilawal 1905
Senin Pahing131 Jumadilakhir 1905
Selasa Pon102 Jumadilakhir 1905
Rabu Wage113 Jumadilakhir 1905
Kamis Kliwon164 Jumadilakhir 1905
Jumat Legi115 Jumadilakhir 1905
Sabtu Pahing186 Jumadilakhir 1905
Minggu Pon127 Jumadilakhir 1905
Senin Wage88 Jumadilakhir 1905
Selasa Kliwon119 Jumadilakhir 1905
Rabu Legi1210 Jumadilakhir 1905
Kamis Pahing1711 Jumadilakhir 1905
Jumat Pon1312 Jumadilakhir 1905
Sabtu Wage1313 Jumadilakhir 1905
Minggu Kliwon1314 Jumadilakhir 1905
Senin Legi915 Jumadilakhir 1905
Selasa Pahing1216 Jumadilakhir 1905
Rabu Pon1417 Jumadilakhir 1905
Kamis Wage1218 Jumadilakhir 1905
Jumat Kliwon1419 Jumadilakhir 1905
Sabtu Legi1420 Jumadilakhir 1905
Minggu Pahing1421 Jumadilakhir 1905
Senin Pon1122 Jumadilakhir 1905
Selasa Wage723 Jumadilakhir 1905
Rabu Kliwon1524 Jumadilakhir 1905
Kamis Legi1325 Jumadilakhir 1905
Jumat Pahing1526 Jumadilakhir 1905
Sabtu Pon1627 Jumadilakhir 1905
Minggu Wage928 Jumadilakhir 1905
Senin Kliwon1229 Jumadilakhir 1905
Selasa Legi81 Rejeb 1905

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.