Juni 1944 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1875 Alip. Tanggal 1 Juni jatuh pada Kamis Wage (neptu 12), atau 9 Jumadilakhir 1875. Bulan Rejeb dimulai Kamis Kliwon, 22 Juni.

‹

Juni 1944Jumadilakhir – Rejeb 1875 Alip

›
Kalender Juni 1944 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1944

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 1 Juni 1944.

  2. Awal bulan Rejeb 1875

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Kamis Kliwon.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 26 Juni 1944.

Weton setiap tanggal di Juni 1944

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Wage129 Jumadilakhir 1875
Jumat Kliwon1410 Jumadilakhir 1875
Sabtu Legi1411 Jumadilakhir 1875
Minggu Pahing1412 Jumadilakhir 1875
Senin Pon1113 Jumadilakhir 1875
Selasa Wage714 Jumadilakhir 1875
Rabu Kliwon1515 Jumadilakhir 1875
Kamis Legi1316 Jumadilakhir 1875
Jumat Pahing1517 Jumadilakhir 1875
Sabtu Pon1618 Jumadilakhir 1875
Minggu Wage919 Jumadilakhir 1875
Senin Kliwon1220 Jumadilakhir 1875
Selasa Legi821 Jumadilakhir 1875
Rabu Pahing1622 Jumadilakhir 1875
Kamis Pon1523 Jumadilakhir 1875
Jumat Wage1024 Jumadilakhir 1875
Sabtu Kliwon1725 Jumadilakhir 1875
Minggu Legi1026 Jumadilakhir 1875
Senin Pahing1327 Jumadilakhir 1875
Selasa Pon1028 Jumadilakhir 1875
Rabu Wage1129 Jumadilakhir 1875
Kamis Kliwon161 Rejeb 1875
Jumat Legi112 Rejeb 1875
Sabtu Pahing183 Rejeb 1875
Minggu Pon124 Rejeb 1875
Senin Wage85 Rejeb 1875
Selasa Kliwon116 Rejeb 1875
Rabu Legi127 Rejeb 1875
Kamis Pahing178 Rejeb 1875
Jumat Pon139 Rejeb 1875

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.