Juni 1950 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Ruwah – Pasa 1881 Wawu. Tanggal 1 Juni jatuh pada Kamis Kliwon (neptu 16), atau 15 Ruwah 1881. Bulan Pasa dimulai Jumat Kliwon, 16 Juni.

‹

Juni 1950Ruwah – Pasa 1881 Wawu

›
Kalender Juni 1950 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1950

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 5 Juni 1950.

  2. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 15 Juni 1950.

Weton setiap tanggal di Juni 1950

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Kliwon1615 Ruwah 1881
Jumat Legi1116 Ruwah 1881
Sabtu Pahing1817 Ruwah 1881
Minggu Pon1218 Ruwah 1881
Senin Wage819 Ruwah 1881
Selasa Kliwon1120 Ruwah 1881
Rabu Legi1221 Ruwah 1881
Kamis Pahing1722 Ruwah 1881
Jumat Pon1323 Ruwah 1881
Sabtu Wage1324 Ruwah 1881
Minggu Kliwon1325 Ruwah 1881
Senin Legi926 Ruwah 1881
Selasa Pahing1227 Ruwah 1881
Rabu Pon1428 Ruwah 1881
Kamis Wage1229 Ruwah 1881
Jumat Kliwon141 Pasa 1881
Sabtu Legi142 Pasa 1881
Minggu Pahing143 Pasa 1881
Senin Pon114 Pasa 1881
Selasa Wage75 Pasa 1881
Rabu Kliwon156 Pasa 1881
Kamis Legi137 Pasa 1881
Jumat Pahing158 Pasa 1881
Sabtu Pon169 Pasa 1881
Minggu Wage910 Pasa 1881
Senin Kliwon1211 Pasa 1881
Selasa Legi812 Pasa 1881
Rabu Pahing1613 Pasa 1881
Kamis Pon1514 Pasa 1881
Jumat Wage1015 Pasa 1881

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.