Juni 1951 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Ruwah – Pasa 1882 Jimakir. Tanggal 1 Juni jatuh pada Jumat Kliwon (neptu 14), atau 26 Ruwah 1882. Bulan Pasa dimulai Selasa Wage, 5 Juni.

‹

Juni 1951Ruwah – Pasa 1882 Jimakir

›
Kalender Juni 1951 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1951

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 31 Mei 1951.

  2. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 25 Juni 1951.

Weton setiap tanggal di Juni 1951

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Kliwon1426 Ruwah 1882
Sabtu Legi1427 Ruwah 1882
Minggu Pahing1428 Ruwah 1882
Senin Pon1129 Ruwah 1882
Selasa Wage71 Pasa 1882
Rabu Kliwon152 Pasa 1882
Kamis Legi133 Pasa 1882
Jumat Pahing154 Pasa 1882
Sabtu Pon165 Pasa 1882
Minggu Wage96 Pasa 1882
Senin Kliwon127 Pasa 1882
Selasa Legi88 Pasa 1882
Rabu Pahing169 Pasa 1882
Kamis Pon1510 Pasa 1882
Jumat Wage1011 Pasa 1882
Sabtu Kliwon1712 Pasa 1882
Minggu Legi1013 Pasa 1882
Senin Pahing1314 Pasa 1882
Selasa Pon1015 Pasa 1882
Rabu Wage1116 Pasa 1882
Kamis Kliwon1617 Pasa 1882
Jumat Legi1118 Pasa 1882
Sabtu Pahing1819 Pasa 1882
Minggu Pon1220 Pasa 1882
Senin Wage821 Pasa 1882
Selasa Kliwon1122 Pasa 1882
Rabu Legi1223 Pasa 1882
Kamis Pahing1724 Pasa 1882
Jumat Pon1325 Pasa 1882
Sabtu Wage1326 Pasa 1882

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.