Juni 1952 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Pasa – Sawal 1883 Alip. Tanggal 1 Juni jatuh pada Minggu Legi (neptu 10), atau 8 Pasa 1883. Bulan Sawal dimulai Selasa Wage, 24 Juni.

‹

Juni 1952Pasa – Sawal 1883 Alip

›
Kalender Juni 1952 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1952

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 9 Juni 1952.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 19 Juni 1952.

  3. Awal bulan Sawal (Bakda)

    Hari raya menurut hitungan Jawa. Idulfitri resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

Weton setiap tanggal di Juni 1952

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Legi108 Pasa 1883
Senin Pahing139 Pasa 1883
Selasa Pon1010 Pasa 1883
Rabu Wage1111 Pasa 1883
Kamis Kliwon1612 Pasa 1883
Jumat Legi1113 Pasa 1883
Sabtu Pahing1814 Pasa 1883
Minggu Pon1215 Pasa 1883
Senin Wage816 Pasa 1883
Selasa Kliwon1117 Pasa 1883
Rabu Legi1218 Pasa 1883
Kamis Pahing1719 Pasa 1883
Jumat Pon1320 Pasa 1883
Sabtu Wage1321 Pasa 1883
Minggu Kliwon1322 Pasa 1883
Senin Legi923 Pasa 1883
Selasa Pahing1224 Pasa 1883
Rabu Pon1425 Pasa 1883
Kamis Wage1226 Pasa 1883
Jumat Kliwon1427 Pasa 1883
Sabtu Legi1428 Pasa 1883
Minggu Pahing1429 Pasa 1883
Senin Pon1130 Pasa 1883
Selasa Wage71 Sawal 1883
Rabu Kliwon152 Sawal 1883
Kamis Legi133 Sawal 1883
Jumat Pahing154 Sawal 1883
Sabtu Pon165 Sawal 1883
Minggu Wage96 Sawal 1883
Senin Kliwon127 Sawal 1883

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.