Juni 1968 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Mulud – Bakda Mulud 1900 Ehe. Tanggal 1 Juni jatuh pada Sabtu Kliwon (neptu 17), atau 5 Mulud 1900. Bulan Bakda Mulud dimulai Kamis Legi, 27 Juni.

‹

Juni 1968Mulud – Bakda Mulud 1900 Ehe

›
Kalender Juni 1968 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1968

  1. Garebeg Mulud

    Tanggal 12 Mulud, hari peringatan Maulid yang dirayakan keraton Yogyakarta dan Surakarta.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 10 Juni 1968.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 20 Juni 1968.

  4. Awal bulan Bakda Mulud 1900

    Tanggal 1 Bakda Mulud jatuh pada Kamis Legi.

Weton setiap tanggal di Juni 1968

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Kliwon175 Mulud 1900
Minggu Legi106 Mulud 1900
Senin Pahing137 Mulud 1900
Selasa Pon108 Mulud 1900
Rabu Wage119 Mulud 1900
Kamis Kliwon1610 Mulud 1900
Jumat Legi1111 Mulud 1900
Sabtu Pahing1812 Mulud 1900
Minggu Pon1213 Mulud 1900
Senin Wage814 Mulud 1900
Selasa Kliwon1115 Mulud 1900
Rabu Legi1216 Mulud 1900
Kamis Pahing1717 Mulud 1900
Jumat Pon1318 Mulud 1900
Sabtu Wage1319 Mulud 1900
Minggu Kliwon1320 Mulud 1900
Senin Legi921 Mulud 1900
Selasa Pahing1222 Mulud 1900
Rabu Pon1423 Mulud 1900
Kamis Wage1224 Mulud 1900
Jumat Kliwon1425 Mulud 1900
Sabtu Legi1426 Mulud 1900
Minggu Pahing1427 Mulud 1900
Senin Pon1128 Mulud 1900
Selasa Wage729 Mulud 1900
Rabu Kliwon1530 Mulud 1900
Kamis Legi131 Bakda Mulud 1900
Jumat Pahing152 Bakda Mulud 1900
Sabtu Pon163 Bakda Mulud 1900
Minggu Wage94 Bakda Mulud 1900

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.