Juni 1975 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1907 Alip. Tanggal 1 Juni jatuh pada Minggu Legi (neptu 10), atau 21 Jumadilawal 1907. Bulan Jumadilakhir dimulai Rabu Legi, 11 Juni.

‹

Juni 1975Jumadilawal – Jumadilakhir 1907 Alip

›
Kalender Juni 1975 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1975

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 9 Juni 1975.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1907

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Rabu Legi.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 19 Juni 1975.

Weton setiap tanggal di Juni 1975

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Legi1021 Jumadilawal 1907
Senin Pahing1322 Jumadilawal 1907
Selasa Pon1023 Jumadilawal 1907
Rabu Wage1124 Jumadilawal 1907
Kamis Kliwon1625 Jumadilawal 1907
Jumat Legi1126 Jumadilawal 1907
Sabtu Pahing1827 Jumadilawal 1907
Minggu Pon1228 Jumadilawal 1907
Senin Wage829 Jumadilawal 1907
Selasa Kliwon1130 Jumadilawal 1907
Rabu Legi121 Jumadilakhir 1907
Kamis Pahing172 Jumadilakhir 1907
Jumat Pon133 Jumadilakhir 1907
Sabtu Wage134 Jumadilakhir 1907
Minggu Kliwon135 Jumadilakhir 1907
Senin Legi96 Jumadilakhir 1907
Selasa Pahing127 Jumadilakhir 1907
Rabu Pon148 Jumadilakhir 1907
Kamis Wage129 Jumadilakhir 1907
Jumat Kliwon1410 Jumadilakhir 1907
Sabtu Legi1411 Jumadilakhir 1907
Minggu Pahing1412 Jumadilakhir 1907
Senin Pon1113 Jumadilakhir 1907
Selasa Wage714 Jumadilakhir 1907
Rabu Kliwon1515 Jumadilakhir 1907
Kamis Legi1316 Jumadilakhir 1907
Jumat Pahing1517 Jumadilakhir 1907
Sabtu Pon1618 Jumadilakhir 1907
Minggu Wage919 Jumadilakhir 1907
Senin Kliwon1220 Jumadilakhir 1907

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.