Juni 1987 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1919 Dal. Tanggal 1 Juni jatuh pada Senin Wage (neptu 8), atau 4 Sawal 1919. Bulan Sela dimulai Sabtu Kliwon, 27 Juni.

‹

Juni 1987Sawal – Sela 1919 Dal

›
Kalender Juni 1987 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1987

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 1 Juni 1987.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 11 Juni 1987.

  3. Awal bulan Sela 1919

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Sabtu Kliwon.

Weton setiap tanggal di Juni 1987

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Wage84 Sawal 1919
Selasa Kliwon115 Sawal 1919
Rabu Legi126 Sawal 1919
Kamis Pahing177 Sawal 1919
Jumat Pon138 Sawal 1919
Sabtu Wage139 Sawal 1919
Minggu Kliwon1310 Sawal 1919
Senin Legi911 Sawal 1919
Selasa Pahing1212 Sawal 1919
Rabu Pon1413 Sawal 1919
Kamis Wage1214 Sawal 1919
Jumat Kliwon1415 Sawal 1919
Sabtu Legi1416 Sawal 1919
Minggu Pahing1417 Sawal 1919
Senin Pon1118 Sawal 1919
Selasa Wage719 Sawal 1919
Rabu Kliwon1520 Sawal 1919
Kamis Legi1321 Sawal 1919
Jumat Pahing1522 Sawal 1919
Sabtu Pon1623 Sawal 1919
Minggu Wage924 Sawal 1919
Senin Kliwon1225 Sawal 1919
Selasa Legi826 Sawal 1919
Rabu Pahing1627 Sawal 1919
Kamis Pon1528 Sawal 1919
Jumat Wage1029 Sawal 1919
Sabtu Kliwon171 Sela 1919
Minggu Legi102 Sela 1919
Senin Pahing133 Sela 1919
Selasa Pon104 Sela 1919

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.