Juni 2005 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Bakda Mulud – Jumadilawal 1938 Jimakir. Tanggal 1 Juni jatuh pada Rabu Wage (neptu 11), atau 23 Bakda Mulud 1938. Bulan Jumadilawal dimulai Rabu Legi, 8 Juni.

‹

Juni 2005Bakda Mulud – Jumadilawal 1938 Jimakir

›
Kalender Juni 2005 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2005

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 6 Juni 2005.

  2. Awal bulan Jumadilawal 1938

    Tanggal 1 Jumadilawal jatuh pada Rabu Legi.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 16 Juni 2005.

Weton setiap tanggal di Juni 2005

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Wage1123 Bakda Mulud 1938
Kamis Kliwon1624 Bakda Mulud 1938
Jumat Legi1125 Bakda Mulud 1938
Sabtu Pahing1826 Bakda Mulud 1938
Minggu Pon1227 Bakda Mulud 1938
Senin Wage828 Bakda Mulud 1938
Selasa Kliwon1129 Bakda Mulud 1938
Rabu Legi121 Jumadilawal 1938
Kamis Pahing172 Jumadilawal 1938
Jumat Pon133 Jumadilawal 1938
Sabtu Wage134 Jumadilawal 1938
Minggu Kliwon135 Jumadilawal 1938
Senin Legi96 Jumadilawal 1938
Selasa Pahing127 Jumadilawal 1938
Rabu Pon148 Jumadilawal 1938
Kamis Wage129 Jumadilawal 1938
Jumat Kliwon1410 Jumadilawal 1938
Sabtu Legi1411 Jumadilawal 1938
Minggu Pahing1412 Jumadilawal 1938
Senin Pon1113 Jumadilawal 1938
Selasa Wage714 Jumadilawal 1938
Rabu Kliwon1515 Jumadilawal 1938
Kamis Legi1316 Jumadilawal 1938
Jumat Pahing1517 Jumadilawal 1938
Sabtu Pon1618 Jumadilawal 1938
Minggu Wage919 Jumadilawal 1938
Senin Kliwon1220 Jumadilawal 1938
Selasa Legi821 Jumadilawal 1938
Rabu Pahing1622 Jumadilawal 1938
Kamis Pon1523 Jumadilawal 1938

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.