Juni 2006 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1939 Alip. Tanggal 1 Juni jatuh pada Kamis Wage (neptu 12), atau 4 Jumadilawal 1939. Bulan Jumadilakhir dimulai Rabu Legi, 28 Juni.

‹

Juni 2006Jumadilawal – Jumadilakhir 1939 Alip

›
Kalender Juni 2006 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2006

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 1 Juni 2006.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 26 Juni 2006.

  3. Awal bulan Jumadilakhir 1939

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Rabu Legi.

Weton setiap tanggal di Juni 2006

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Wage124 Jumadilawal 1939
Jumat Kliwon145 Jumadilawal 1939
Sabtu Legi146 Jumadilawal 1939
Minggu Pahing147 Jumadilawal 1939
Senin Pon118 Jumadilawal 1939
Selasa Wage79 Jumadilawal 1939
Rabu Kliwon1510 Jumadilawal 1939
Kamis Legi1311 Jumadilawal 1939
Jumat Pahing1512 Jumadilawal 1939
Sabtu Pon1613 Jumadilawal 1939
Minggu Wage914 Jumadilawal 1939
Senin Kliwon1215 Jumadilawal 1939
Selasa Legi816 Jumadilawal 1939
Rabu Pahing1617 Jumadilawal 1939
Kamis Pon1518 Jumadilawal 1939
Jumat Wage1019 Jumadilawal 1939
Sabtu Kliwon1720 Jumadilawal 1939
Minggu Legi1021 Jumadilawal 1939
Senin Pahing1322 Jumadilawal 1939
Selasa Pon1023 Jumadilawal 1939
Rabu Wage1124 Jumadilawal 1939
Kamis Kliwon1625 Jumadilawal 1939
Jumat Legi1126 Jumadilawal 1939
Sabtu Pahing1827 Jumadilawal 1939
Minggu Pon1228 Jumadilawal 1939
Senin Wage829 Jumadilawal 1939
Selasa Kliwon1130 Jumadilawal 1939
Rabu Legi121 Jumadilakhir 1939
Kamis Pahing172 Jumadilakhir 1939
Jumat Pon133 Jumadilakhir 1939

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.