Juni 2007 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1940 Ehe. Tanggal 1 Juni jatuh pada Jumat Wage (neptu 10), atau 15 Jumadilawal 1940. Bulan Jumadilakhir dimulai Minggu Kliwon, 17 Juni.

‹

Juni 2007Jumadilawal – Jumadilakhir 1940 Ehe

›
Kalender Juni 2007 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2007

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 11 Juni 2007.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1940

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Minggu Kliwon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 21 Juni 2007.

Weton setiap tanggal di Juni 2007

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Wage1015 Jumadilawal 1940
Sabtu Kliwon1716 Jumadilawal 1940
Minggu Legi1017 Jumadilawal 1940
Senin Pahing1318 Jumadilawal 1940
Selasa Pon1019 Jumadilawal 1940
Rabu Wage1120 Jumadilawal 1940
Kamis Kliwon1621 Jumadilawal 1940
Jumat Legi1122 Jumadilawal 1940
Sabtu Pahing1823 Jumadilawal 1940
Minggu Pon1224 Jumadilawal 1940
Senin Wage825 Jumadilawal 1940
Selasa Kliwon1126 Jumadilawal 1940
Rabu Legi1227 Jumadilawal 1940
Kamis Pahing1728 Jumadilawal 1940
Jumat Pon1329 Jumadilawal 1940
Sabtu Wage1330 Jumadilawal 1940
Minggu Kliwon131 Jumadilakhir 1940
Senin Legi92 Jumadilakhir 1940
Selasa Pahing123 Jumadilakhir 1940
Rabu Pon144 Jumadilakhir 1940
Kamis Wage125 Jumadilakhir 1940
Jumat Kliwon146 Jumadilakhir 1940
Sabtu Legi147 Jumadilakhir 1940
Minggu Pahing148 Jumadilakhir 1940
Senin Pon119 Jumadilakhir 1940
Selasa Wage710 Jumadilakhir 1940
Rabu Kliwon1511 Jumadilakhir 1940
Kamis Legi1312 Jumadilakhir 1940
Jumat Pahing1513 Jumadilakhir 1940
Sabtu Pon1614 Jumadilakhir 1940

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.