Juni 2016 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Ruwah – Pasa 1949 Jimawal. Tanggal 1 Juni jatuh pada Rabu Pahing (neptu 16), atau 24 Ruwah 1949. Bulan Pasa dimulai Selasa Pon, 7 Juni.

‹

Juni 2016Ruwah – Pasa 1949 Jimawal

›
Kalender Juni 2016 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2016

  1. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 13 Juni 2016.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 23 Juni 2016.

Weton setiap tanggal di Juni 2016

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pahing1624 Ruwah 1949
Kamis Pon1525 Ruwah 1949
Jumat Wage1026 Ruwah 1949
Sabtu Kliwon1727 Ruwah 1949
Minggu Legi1028 Ruwah 1949
Senin Pahing1329 Ruwah 1949
Selasa Pon101 Pasa 1949
Rabu Wage112 Pasa 1949
Kamis Kliwon163 Pasa 1949
Jumat Legi114 Pasa 1949
Sabtu Pahing185 Pasa 1949
Minggu Pon126 Pasa 1949
Senin Wage87 Pasa 1949
Selasa Kliwon118 Pasa 1949
Rabu Legi129 Pasa 1949
Kamis Pahing1710 Pasa 1949
Jumat Pon1311 Pasa 1949
Sabtu Wage1312 Pasa 1949
Minggu Kliwon1313 Pasa 1949
Senin Legi914 Pasa 1949
Selasa Pahing1215 Pasa 1949
Rabu Pon1416 Pasa 1949
Kamis Wage1217 Pasa 1949
Jumat Kliwon1418 Pasa 1949
Sabtu Legi1419 Pasa 1949
Minggu Pahing1420 Pasa 1949
Senin Pon1121 Pasa 1949
Selasa Wage722 Pasa 1949
Rabu Kliwon1523 Pasa 1949
Kamis Legi1324 Pasa 1949

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.