Juni 2026 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1959 Dal – Sura 1960 Be. Tanggal 1 Juni jatuh pada Senin Wage (neptu 8), atau 15 Besar 1959. Bulan Sura dimulai Rabu Kliwon, 17 Juni.

‹

Juni 2026Besar 1959 Dal – Sura 1960 Be

›
Kalender Juni 2026 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2026

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 1 Juni 2026.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 11 Juni 2026.

  3. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1960 Be

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Weton setiap tanggal di Juni 2026

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Wage815 Besar 1959
Selasa Kliwon1116 Besar 1959
Rabu Legi1217 Besar 1959
Kamis Pahing1718 Besar 1959
Jumat Pon1319 Besar 1959
Sabtu Wage1320 Besar 1959
Minggu Kliwon1321 Besar 1959
Senin Legi922 Besar 1959
Selasa Pahing1223 Besar 1959
Rabu Pon1424 Besar 1959
Kamis Wage1225 Besar 1959
Jumat Kliwon1426 Besar 1959
Sabtu Legi1427 Besar 1959
Minggu Pahing1428 Besar 1959
Senin Pon1129 Besar 1959
Selasa Wage730 Besar 1959
Rabu Kliwon151 Sura 1960
Kamis Legi132 Sura 1960
Jumat Pahing153 Sura 1960
Sabtu Pon164 Sura 1960
Minggu Wage95 Sura 1960
Senin Kliwon126 Sura 1960
Selasa Legi87 Sura 1960
Rabu Pahing168 Sura 1960
Kamis Pon159 Sura 1960
Jumat Wage1010 Sura 1960
Sabtu Kliwon1711 Sura 1960
Minggu Legi1012 Sura 1960
Senin Pahing1313 Sura 1960
Selasa Pon1014 Sura 1960

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.