Juni 2048 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Ruwah – Pasa 1982 Je. Tanggal 1 Juni jatuh pada Senin Kliwon (neptu 12), atau 18 Ruwah 1982. Bulan Pasa dimulai Sabtu Pahing, 13 Juni.

‹

Juni 2048Ruwah – Pasa 1982 Je

›
Kalender Juni 2048 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2048

  1. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 15 Juni 2048.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 25 Juni 2048.

Weton setiap tanggal di Juni 2048

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Kliwon1218 Ruwah 1982
Selasa Legi819 Ruwah 1982
Rabu Pahing1620 Ruwah 1982
Kamis Pon1521 Ruwah 1982
Jumat Wage1022 Ruwah 1982
Sabtu Kliwon1723 Ruwah 1982
Minggu Legi1024 Ruwah 1982
Senin Pahing1325 Ruwah 1982
Selasa Pon1026 Ruwah 1982
Rabu Wage1127 Ruwah 1982
Kamis Kliwon1628 Ruwah 1982
Jumat Legi1129 Ruwah 1982
Sabtu Pahing181 Pasa 1982
Minggu Pon122 Pasa 1982
Senin Wage83 Pasa 1982
Selasa Kliwon114 Pasa 1982
Rabu Legi125 Pasa 1982
Kamis Pahing176 Pasa 1982
Jumat Pon137 Pasa 1982
Sabtu Wage138 Pasa 1982
Minggu Kliwon139 Pasa 1982
Senin Legi910 Pasa 1982
Selasa Pahing1211 Pasa 1982
Rabu Pon1412 Pasa 1982
Kamis Wage1213 Pasa 1982
Jumat Kliwon1414 Pasa 1982
Sabtu Legi1415 Pasa 1982
Minggu Pahing1416 Pasa 1982
Senin Pon1117 Pasa 1982
Selasa Wage718 Pasa 1982

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.