Juni 2053 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1987 Alip. Tanggal 1 Juni jatuh pada Minggu Legi (neptu 10), atau 14 Sawal 1987. Bulan Sela dimulai Selasa Pahing, 17 Juni.

‹

Juni 2053Sawal – Sela 1987 Alip

›
Kalender Juni 2053 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2053

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 9 Juni 2053.

  2. Awal bulan Sela 1987

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Selasa Pahing.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 19 Juni 2053.

Weton setiap tanggal di Juni 2053

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Legi1014 Sawal 1987
Senin Pahing1315 Sawal 1987
Selasa Pon1016 Sawal 1987
Rabu Wage1117 Sawal 1987
Kamis Kliwon1618 Sawal 1987
Jumat Legi1119 Sawal 1987
Sabtu Pahing1820 Sawal 1987
Minggu Pon1221 Sawal 1987
Senin Wage822 Sawal 1987
Selasa Kliwon1123 Sawal 1987
Rabu Legi1224 Sawal 1987
Kamis Pahing1725 Sawal 1987
Jumat Pon1326 Sawal 1987
Sabtu Wage1327 Sawal 1987
Minggu Kliwon1328 Sawal 1987
Senin Legi929 Sawal 1987
Selasa Pahing121 Sela 1987
Rabu Pon142 Sela 1987
Kamis Wage123 Sela 1987
Jumat Kliwon144 Sela 1987
Sabtu Legi145 Sela 1987
Minggu Pahing146 Sela 1987
Senin Pon117 Sela 1987
Selasa Wage78 Sela 1987
Rabu Kliwon159 Sela 1987
Kamis Legi1310 Sela 1987
Jumat Pahing1511 Sela 1987
Sabtu Pon1612 Sela 1987
Minggu Wage913 Sela 1987
Senin Kliwon1214 Sela 1987

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.