Juni 2058 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1992 Be – Sura 1993 Wawu. Tanggal 1 Juni jatuh pada Sabtu Pahing (neptu 18), atau 9 Besar 1992. Bulan Sura dimulai Sabtu Pon, 22 Juni.

‹

Juni 2058Besar 1992 Be – Sura 1993 Wawu

›
Kalender Juni 2058 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 2058

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 3 Juni 2058.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 13 Juni 2058.

  3. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1993 Wawu

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Jumat malam, 21 Juni 2058.

Weton setiap tanggal di Juni 2058

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Pahing189 Besar 1992
Minggu Pon1210 Besar 1992
Senin Wage811 Besar 1992
Selasa Kliwon1112 Besar 1992
Rabu Legi1213 Besar 1992
Kamis Pahing1714 Besar 1992
Jumat Pon1315 Besar 1992
Sabtu Wage1316 Besar 1992
Minggu Kliwon1317 Besar 1992
Senin Legi918 Besar 1992
Selasa Pahing1219 Besar 1992
Rabu Pon1420 Besar 1992
Kamis Wage1221 Besar 1992
Jumat Kliwon1422 Besar 1992
Sabtu Legi1423 Besar 1992
Minggu Pahing1424 Besar 1992
Senin Pon1125 Besar 1992
Selasa Wage726 Besar 1992
Rabu Kliwon1527 Besar 1992
Kamis Legi1328 Besar 1992
Jumat Pahing1529 Besar 1992
Sabtu Pon161 Sura 1993
Minggu Wage92 Sura 1993
Senin Kliwon123 Sura 1993
Selasa Legi84 Sura 1993
Rabu Pahing165 Sura 1993
Kamis Pon156 Sura 1993
Jumat Wage107 Sura 1993
Sabtu Kliwon178 Sura 1993
Minggu Legi109 Sura 1993

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.