Maret 1968 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1899 Alip – Sura 1900 Ehe. Tanggal 1 Maret jatuh pada Jumat Pon (neptu 13), atau 1 Besar 1899. Bulan Besar dimulai Jumat Pon, 1 Maret. Bulan Sura dimulai Sabtu Pahing, 30 Maret.

‹

Maret 1968Besar 1899 Alip – Sura 1900 Ehe

›
Kalender Maret 1968 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Maret 1968

  1. Awal bulan Besar 1899

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Jumat Pon.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 7 Maret 1968.

  3. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1900 Ehe

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Jumat malam, 29 Maret 1968.

Weton setiap tanggal di Maret 1968

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pon131 Besar 1899
Sabtu Wage132 Besar 1899
Minggu Kliwon133 Besar 1899
Senin Legi94 Besar 1899
Selasa Pahing125 Besar 1899
Rabu Pon146 Besar 1899
Kamis Wage127 Besar 1899
Jumat Kliwon148 Besar 1899
Sabtu Legi149 Besar 1899
Minggu Pahing1410 Besar 1899
Senin Pon1111 Besar 1899
Selasa Wage712 Besar 1899
Rabu Kliwon1513 Besar 1899
Kamis Legi1314 Besar 1899
Jumat Pahing1515 Besar 1899
Sabtu Pon1616 Besar 1899
Minggu Wage917 Besar 1899
Senin Kliwon1218 Besar 1899
Selasa Legi819 Besar 1899
Rabu Pahing1620 Besar 1899
Kamis Pon1521 Besar 1899
Jumat Wage1022 Besar 1899
Sabtu Kliwon1723 Besar 1899
Minggu Legi1024 Besar 1899
Senin Pahing1325 Besar 1899
Selasa Pon1026 Besar 1899
Rabu Wage1127 Besar 1899
Kamis Kliwon1628 Besar 1899
Jumat Legi1129 Besar 1899
Sabtu Pahing181 Sura 1900
Minggu Pon122 Sura 1900

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.