Maret 2037 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sura – Sapar 1971 Alip. Tanggal 1 Maret jatuh pada Minggu Kliwon (neptu 13), atau 13 Sura 1971. Bulan Sapar dimulai Kamis Pon, 19 Maret.

‹

Maret 2037Sura – Sapar 1971 Alip

›
Kalender Maret 2037 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Maret 2037

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 5 Maret 2037.

  2. Awal bulan Sapar 1971

    Tanggal 1 Sapar jatuh pada Kamis Pon.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 30 Maret 2037.

Weton setiap tanggal di Maret 2037

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Kliwon1313 Sura 1971
Senin Legi914 Sura 1971
Selasa Pahing1215 Sura 1971
Rabu Pon1416 Sura 1971
Kamis Wage1217 Sura 1971
Jumat Kliwon1418 Sura 1971
Sabtu Legi1419 Sura 1971
Minggu Pahing1420 Sura 1971
Senin Pon1121 Sura 1971
Selasa Wage722 Sura 1971
Rabu Kliwon1523 Sura 1971
Kamis Legi1324 Sura 1971
Jumat Pahing1525 Sura 1971
Sabtu Pon1626 Sura 1971
Minggu Wage927 Sura 1971
Senin Kliwon1228 Sura 1971
Selasa Legi829 Sura 1971
Rabu Pahing1630 Sura 1971
Kamis Pon151 Sapar 1971
Jumat Wage102 Sapar 1971
Sabtu Kliwon173 Sapar 1971
Minggu Legi104 Sapar 1971
Senin Pahing135 Sapar 1971
Selasa Pon106 Sapar 1971
Rabu Wage117 Sapar 1971
Kamis Kliwon168 Sapar 1971
Jumat Legi119 Sapar 1971
Sabtu Pahing1810 Sapar 1971
Minggu Pon1211 Sapar 1971
Senin Wage812 Sapar 1971
Selasa Kliwon1113 Sapar 1971

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.