Mei 1947 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1878 Je. Tanggal 1 Mei jatuh pada Kamis Pon (neptu 15), atau 10 Jumadilakhir 1878. Bulan Rejeb dimulai Rabu Pon, 21 Mei.

‹

Mei 1947Jumadilakhir – Rejeb 1878 Je

›
Kalender Mei 1947 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Mei 1947

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 12 Mei 1947.

  2. Awal bulan Rejeb 1878

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Rabu Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 22 Mei 1947.

Weton setiap tanggal di Mei 1947

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Pon1510 Jumadilakhir 1878
Jumat Wage1011 Jumadilakhir 1878
Sabtu Kliwon1712 Jumadilakhir 1878
Minggu Legi1013 Jumadilakhir 1878
Senin Pahing1314 Jumadilakhir 1878
Selasa Pon1015 Jumadilakhir 1878
Rabu Wage1116 Jumadilakhir 1878
Kamis Kliwon1617 Jumadilakhir 1878
Jumat Legi1118 Jumadilakhir 1878
Sabtu Pahing1819 Jumadilakhir 1878
Minggu Pon1220 Jumadilakhir 1878
Senin Wage821 Jumadilakhir 1878
Selasa Kliwon1122 Jumadilakhir 1878
Rabu Legi1223 Jumadilakhir 1878
Kamis Pahing1724 Jumadilakhir 1878
Jumat Pon1325 Jumadilakhir 1878
Sabtu Wage1326 Jumadilakhir 1878
Minggu Kliwon1327 Jumadilakhir 1878
Senin Legi928 Jumadilakhir 1878
Selasa Pahing1229 Jumadilakhir 1878
Rabu Pon141 Rejeb 1878
Kamis Wage122 Rejeb 1878
Jumat Kliwon143 Rejeb 1878
Sabtu Legi144 Rejeb 1878
Minggu Pahing145 Rejeb 1878
Senin Pon116 Rejeb 1878
Selasa Wage77 Rejeb 1878
Rabu Kliwon158 Rejeb 1878
Kamis Legi139 Rejeb 1878
Jumat Pahing1510 Rejeb 1878
Sabtu Pon1611 Rejeb 1878

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.