Mei 1954 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Ruwah – Pasa 1885 Jimawal. Tanggal 1 Mei jatuh pada Sabtu Kliwon (neptu 17), atau 27 Ruwah 1885. Bulan Pasa dimulai Selasa Pon, 4 Mei.

‹

Mei 1954Ruwah – Pasa 1885 Jimawal

›
Kalender Mei 1954 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Mei 1954

  1. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 10 Mei 1954.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 20 Mei 1954.

Weton setiap tanggal di Mei 1954

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Kliwon1727 Ruwah 1885
Minggu Legi1028 Ruwah 1885
Senin Pahing1329 Ruwah 1885
Selasa Pon101 Pasa 1885
Rabu Wage112 Pasa 1885
Kamis Kliwon163 Pasa 1885
Jumat Legi114 Pasa 1885
Sabtu Pahing185 Pasa 1885
Minggu Pon126 Pasa 1885
Senin Wage87 Pasa 1885
Selasa Kliwon118 Pasa 1885
Rabu Legi129 Pasa 1885
Kamis Pahing1710 Pasa 1885
Jumat Pon1311 Pasa 1885
Sabtu Wage1312 Pasa 1885
Minggu Kliwon1313 Pasa 1885
Senin Legi914 Pasa 1885
Selasa Pahing1215 Pasa 1885
Rabu Pon1416 Pasa 1885
Kamis Wage1217 Pasa 1885
Jumat Kliwon1418 Pasa 1885
Sabtu Legi1419 Pasa 1885
Minggu Pahing1420 Pasa 1885
Senin Pon1121 Pasa 1885
Selasa Wage722 Pasa 1885
Rabu Kliwon1523 Pasa 1885
Kamis Legi1324 Pasa 1885
Jumat Pahing1525 Pasa 1885
Sabtu Pon1626 Pasa 1885
Minggu Wage927 Pasa 1885
Senin Kliwon1228 Pasa 1885

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.