Mei 1965 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1896 Be – Sura 1897 Wawu. Tanggal 1 Mei jatuh pada Sabtu Pon (neptu 16), atau 29 Besar 1896. Bulan Sura dimulai Minggu Wage, 2 Mei.

‹

Mei 1965Besar 1896 Be – Sura 1897 Wawu

›
Kalender Mei 1965 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Mei 1965

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1897 Wawu

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Sabtu malam, 1 Mei 1965.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 17 Mei 1965.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 27 Mei 1965.

Weton setiap tanggal di Mei 1965

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Pon1629 Besar 1896
Minggu Wage91 Sura 1897
Senin Kliwon122 Sura 1897
Selasa Legi83 Sura 1897
Rabu Pahing164 Sura 1897
Kamis Pon155 Sura 1897
Jumat Wage106 Sura 1897
Sabtu Kliwon177 Sura 1897
Minggu Legi108 Sura 1897
Senin Pahing139 Sura 1897
Selasa Pon1010 Sura 1897
Rabu Wage1111 Sura 1897
Kamis Kliwon1612 Sura 1897
Jumat Legi1113 Sura 1897
Sabtu Pahing1814 Sura 1897
Minggu Pon1215 Sura 1897
Senin Wage816 Sura 1897
Selasa Kliwon1117 Sura 1897
Rabu Legi1218 Sura 1897
Kamis Pahing1719 Sura 1897
Jumat Pon1320 Sura 1897
Sabtu Wage1321 Sura 1897
Minggu Kliwon1322 Sura 1897
Senin Legi923 Sura 1897
Selasa Pahing1224 Sura 1897
Rabu Pon1425 Sura 1897
Kamis Wage1226 Sura 1897
Jumat Kliwon1427 Sura 1897
Sabtu Legi1428 Sura 1897
Minggu Pahing1429 Sura 1897
Senin Pon1130 Sura 1897

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.