November 1941 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1872 Be. Tanggal 1 November jatuh pada Sabtu Legi (neptu 14), atau 11 Sawal 1872. Bulan Sela dimulai Kamis Kliwon, 20 November.

‹

November 1941Sawal – Sela 1872 Be

›
Kalender November 1941 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di November 1941

  1. Awal bulan Sela 1872

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Kamis Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 24 November 1941.

Weton setiap tanggal di November 1941

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Legi1411 Sawal 1872
Minggu Pahing1412 Sawal 1872
Senin Pon1113 Sawal 1872
Selasa Wage714 Sawal 1872
Rabu Kliwon1515 Sawal 1872
Kamis Legi1316 Sawal 1872
Jumat Pahing1517 Sawal 1872
Sabtu Pon1618 Sawal 1872
Minggu Wage919 Sawal 1872
Senin Kliwon1220 Sawal 1872
Selasa Legi821 Sawal 1872
Rabu Pahing1622 Sawal 1872
Kamis Pon1523 Sawal 1872
Jumat Wage1024 Sawal 1872
Sabtu Kliwon1725 Sawal 1872
Minggu Legi1026 Sawal 1872
Senin Pahing1327 Sawal 1872
Selasa Pon1028 Sawal 1872
Rabu Wage1129 Sawal 1872
Kamis Kliwon161 Sela 1872
Jumat Legi112 Sela 1872
Sabtu Pahing183 Sela 1872
Minggu Pon124 Sela 1872
Senin Wage85 Sela 1872
Selasa Kliwon116 Sela 1872
Rabu Legi127 Sela 1872
Kamis Pahing178 Sela 1872
Jumat Pon139 Sela 1872
Sabtu Wage1310 Sela 1872
Minggu Kliwon1311 Sela 1872

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.