November 1944 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1875 Alip. Tanggal 1 November jatuh pada Rabu Pahing (neptu 16), atau 15 Sela 1875. Bulan Besar dimulai Jumat Pon, 17 November.

‹

November 1944Sela – Besar 1875 Alip

›
Kalender November 1944 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di November 1944

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 13 November 1944.

  2. Awal bulan Besar 1875

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Jumat Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 23 November 1944.

Weton setiap tanggal di November 1944

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pahing1615 Sela 1875
Kamis Pon1516 Sela 1875
Jumat Wage1017 Sela 1875
Sabtu Kliwon1718 Sela 1875
Minggu Legi1019 Sela 1875
Senin Pahing1320 Sela 1875
Selasa Pon1021 Sela 1875
Rabu Wage1122 Sela 1875
Kamis Kliwon1623 Sela 1875
Jumat Legi1124 Sela 1875
Sabtu Pahing1825 Sela 1875
Minggu Pon1226 Sela 1875
Senin Wage827 Sela 1875
Selasa Kliwon1128 Sela 1875
Rabu Legi1229 Sela 1875
Kamis Pahing1730 Sela 1875
Jumat Pon131 Besar 1875
Sabtu Wage132 Besar 1875
Minggu Kliwon133 Besar 1875
Senin Legi94 Besar 1875
Selasa Pahing125 Besar 1875
Rabu Pon146 Besar 1875
Kamis Wage127 Besar 1875
Jumat Kliwon148 Besar 1875
Sabtu Legi149 Besar 1875
Minggu Pahing1410 Besar 1875
Senin Pon1111 Besar 1875
Selasa Wage712 Besar 1875
Rabu Kliwon1513 Besar 1875
Kamis Legi1314 Besar 1875

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.