November 1954 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Mulud – Bakda Mulud 1886 Je. Tanggal 1 November jatuh pada Senin Wage (neptu 8), atau 5 Mulud 1886. Bulan Bakda Mulud dimulai Sabtu Kliwon, 27 November.

‹

November 1954Mulud – Bakda Mulud 1886 Je

›
Kalender November 1954 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di November 1954

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 1 November 1954.

  2. Garebeg Mulud

    Tanggal 12 Mulud, hari peringatan Maulid yang dirayakan keraton Yogyakarta dan Surakarta.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 11 November 1954.

  4. Awal bulan Bakda Mulud 1886

    Tanggal 1 Bakda Mulud jatuh pada Sabtu Kliwon.

Weton setiap tanggal di November 1954

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Wage85 Mulud 1886
Selasa Kliwon116 Mulud 1886
Rabu Legi127 Mulud 1886
Kamis Pahing178 Mulud 1886
Jumat Pon139 Mulud 1886
Sabtu Wage1310 Mulud 1886
Minggu Kliwon1311 Mulud 1886
Senin Legi912 Mulud 1886
Selasa Pahing1213 Mulud 1886
Rabu Pon1414 Mulud 1886
Kamis Wage1215 Mulud 1886
Jumat Kliwon1416 Mulud 1886
Sabtu Legi1417 Mulud 1886
Minggu Pahing1418 Mulud 1886
Senin Pon1119 Mulud 1886
Selasa Wage720 Mulud 1886
Rabu Kliwon1521 Mulud 1886
Kamis Legi1322 Mulud 1886
Jumat Pahing1523 Mulud 1886
Sabtu Pon1624 Mulud 1886
Minggu Wage925 Mulud 1886
Senin Kliwon1226 Mulud 1886
Selasa Legi827 Mulud 1886
Rabu Pahing1628 Mulud 1886
Kamis Pon1529 Mulud 1886
Jumat Wage1030 Mulud 1886
Sabtu Kliwon171 Bakda Mulud 1886
Minggu Legi102 Bakda Mulud 1886
Senin Pahing133 Bakda Mulud 1886
Selasa Pon104 Bakda Mulud 1886

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.