Oktober 1951 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1882 Jimakir – Sura 1883 Alip. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Senin Pahing (neptu 13), atau 30 Besar 1882. Bulan Sura dimulai Selasa Pon, 2 Oktober.

‹

Oktober 1951Besar 1882 Jimakir – Sura 1883 Alip

›
Kalender Oktober 1951 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1951

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1883 Alip

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Senin malam, 1 Oktober 1951.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 8 Oktober 1951.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 18 Oktober 1951.

Weton setiap tanggal di Oktober 1951

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Pahing1330 Besar 1882
Selasa Pon101 Sura 1883
Rabu Wage112 Sura 1883
Kamis Kliwon163 Sura 1883
Jumat Legi114 Sura 1883
Sabtu Pahing185 Sura 1883
Minggu Pon126 Sura 1883
Senin Wage87 Sura 1883
Selasa Kliwon118 Sura 1883
Rabu Legi129 Sura 1883
Kamis Pahing1710 Sura 1883
Jumat Pon1311 Sura 1883
Sabtu Wage1312 Sura 1883
Minggu Kliwon1313 Sura 1883
Senin Legi914 Sura 1883
Selasa Pahing1215 Sura 1883
Rabu Pon1416 Sura 1883
Kamis Wage1217 Sura 1883
Jumat Kliwon1418 Sura 1883
Sabtu Legi1419 Sura 1883
Minggu Pahing1420 Sura 1883
Senin Pon1121 Sura 1883
Selasa Wage722 Sura 1883
Rabu Kliwon1523 Sura 1883
Kamis Legi1324 Sura 1883
Jumat Pahing1525 Sura 1883
Sabtu Pon1626 Sura 1883
Minggu Wage927 Sura 1883
Senin Kliwon1228 Sura 1883
Selasa Legi829 Sura 1883
Rabu Pahing1630 Sura 1883

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.